Cara Menentukan Produk yang Harus Dihentikan

Dalam bisnis impor, menambah produk baru memang menyenangkan. Ada rasa optimis ketika menemukan produk dari China dengan harga murah dan melihat banyak seller lain berhasil menjualnya. Namun, ada satu keputusan yang sering jauh lebih sulit dilakukan: memutuskan produk mana yang harus dihentikan. Banyak importir mempertahankan produk hanya karena sudah pernah mengeluarkan modal untuk membelinya. Padahal, […]
Cara Menilai Potensi Pasar Indonesia Sebelum Impor

Memilih produk dari China untuk dijual di Indonesia sering kali terlihat sederhana. Cari produk dengan harga murah, lihat produk tersebut banyak terjual di marketplace, kemudian cari supplier dan mulai order. Masalahnya, produk yang terlihat laku belum tentu menjadi produk yang menguntungkan untuk diimpor. Ada produk yang memiliki penjualan tinggi tetapi persaingannya terlalu ketat. Ada juga […]
Strategi Membeli Produk Musiman dari China

Produk musiman bisa menjadi peluang menarik dalam bisnis impor dari China. Permintaannya dapat meningkat drastis pada periode tertentu karena adanya momen, tradisi, liburan, atau perubahan kebutuhan konsumen. Contohnya produk yang berkaitan dengan Ramadan, Idulfitri, Imlek, Natal, tahun baru, Valentine, back to school, hingga kebutuhan tertentu yang mengikuti musim. Masalahnya, produk musiman memiliki karakter yang berbeda […]
Cara hitung Landed Cost Produk Impor

Banyak importir pemula menilai kelayakan produk hanya dari harga supplier. Padahal, harga yang tercantum di marketplace atau invoice supplier belum tentu mencerminkan biaya sebenarnya sampai barang tiba di Indonesia. Misalnya, supplier China menawarkan produk seharga 50 RMB per unit. Dengan asumsi kurs Rp2.300 per RMB, harga produknya terlihat sekitar Rp115.000. Jika produk tersebut dijual di […]
Strategi Diversifikasi Produk Impor

Memiliki satu produk yang laris tentu menjadi hal yang menyenangkan bagi importir. Penjualan mulai stabil, pelanggan bertambah, dan repeat order semakin mudah dilakukan. Namun, terlalu bergantung pada satu produk juga dapat menciptakan risiko. Ketika permintaan turun, kompetitor bertambah, supplier mengalami masalah, atau tren produk mulai berakhir, penjualan bisnis dapat ikut terdampak. Salah satu cara untuk […]
Mengelola Risiko Kurs dalam Impor

Bagi importir yang membeli barang dari China, perubahan nilai tukar bukan sekadar angka di layar. Perubahan kurs dapat memengaruhi harga barang, modal yang dibutuhkan, HPP, margin keuntungan, hingga keputusan untuk melakukan repeat order. Misalnya Anda membeli produk dari supplier China dengan harga 100 RMB per unit. Ketika kurs berada di Rp2.200 per RMB, harga barang […]
Menghitung Perputaran Modal Bisnis Impor

Dalam bisnis impor dari China, keuntungan bukan satu-satunya hal yang perlu diperhatikan. Sebuah bisnis bisa memiliki margin yang cukup besar, tetapi tetap mengalami kesulitan jika modal terlalu lama tertahan dalam stok. Sebaliknya, bisnis dengan margin yang tidak terlalu besar bisa berkembang dengan baik jika modalnya dapat berputar dengan cepat. Karena itu, importir perlu memahami bagaimana […]
Membangun Sistem Forecasting Permintaan

Dalam bisnis impor dari China, salah satu tantangan terbesar bukan hanya menemukan supplier atau mendapatkan harga yang kompetitif. Tantangan lainnya adalah menentukan berapa banyak barang yang sebenarnya perlu dibeli. Jika membeli terlalu sedikit, stok bisa habis ketika permintaan sedang tinggi. Jika membeli terlalu banyak, modal justru tertahan dalam bentuk stok yang belum tentu cepat terjual. […]
Menganalisis Profit Produk Impor

Banyak orang tertarik mengimpor produk dari China karena melihat selisih harga yang cukup besar. Misalnya sebuah produk di supplier China terlihat hanya seharga Rp15.000, sementara produk serupa di marketplace Indonesia dijual Rp40.000. Sekilas, peluang keuntungannya terlihat sangat besar. Namun, apakah selisih Rp25.000 tersebut benar-benar merupakan keuntungan? Belum tentu. Dalam bisnis impor, harga beli dari supplier […]
Mengelola Risiko Stok dalam Bisnis Impor

Dalam bisnis impor dari China, memiliki stok memang penting. Tanpa stok yang cukup, bisnis bisa kehilangan penjualan ketika pelanggan membutuhkan produk tetapi barang sedang kosong. Namun, terlalu banyak stok juga bisa menjadi masalah. Modal yang seharusnya dapat digunakan untuk membeli produk lain justru tertahan dalam bentuk barang yang belum terjual. Karena itu, pengelolaan stok bukan […]
